Friday, 27 June 2008
Kalau Sudah Nabung...
Kalau sudah nabung, aku boleh beli crayon ya Pa?" Kalimat ini disampaikan anakku Dani tadi pagi. Ketika mbak Afa, meminta dibelikan crayon, sementara
Dani meminta dibelikan mainan robot. Begitu tahu, kakaknya minta crayon, maka Dani pun berucap seperti diawal kalimat ini.
Sebelumnya, aku memang menjanjikan kepada anak-anakku untuk membelikan sesuatu sebagai hadiah jika nilai rapor mereka baik. maka, Dani pun meminta dibelikan mainan robot, sedang Safa, anak sulungku meminta dibelikan crayon. Mendengar itu, Dani juga ingat jika crayonnya juga sudah pada habis. Maka ia pun berkomentar, ia akan menabung dulu untuk membeli crayon
Dani memang lebih pandai merayu daripada Safa. Ia pandai mengambil hati. Tapi, aku tak ingin membedakan anak-anakku. Aku berupaya untuk bersikap sama, meski terkadang, hati ini "tergoda" oleh sikap Dani.
Thursday, 26 June 2008
Laris Manis...

Laris manis... ini lah ungkapan yang disampaikan safa, putri pertamaku. safa yang duduk di bangku kelas 1 SDIT Permata Kota Mojokerto ini mengaku laris manis mendapat 'job' untuk mengisi liburan.
Job? Ini bukan arti sesungguhnya. Memasuki masa liburan selama dua pekan, membuat para saudara, mulai tante iva di jember, ibuk mamiek di sidoarjo, hingga mama tetty di tulungagung, mulai 'mendaftar' agar safa berlibur di tempat mereka.
Subscribe to:
Posts (Atom)
